Kamis, 30 September 2010

Contoh Laporan Pengamatan Biologi (Difusi dan Osmosis)

A.Purpose (Tujuan)
Tujuan Percobaan ini adalah:
1.Membuktikan Teori Difusi
2.Membuktikan Teori Osmosis

B.Basic Theory (Landasan Teori)
1.Difusi
Difusi adalah perpindahan molekul-molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membrane plasma ataupun tidak. Molekul dan ion yang terlarut dalam air bergerak secara acak dengan konstan. Gerakan ini mendorong terjadinya difusi. (Buku Paket Biologi jilid 2a halaman 13)
Sedangkan menurut Wikipedia Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Perbedaan konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut gradient konsentrasi. Contoh sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler. Difusi ini terjadi jika terbentuk perpindahan dari sebuah lapisan (layer) molekul yang diam dari solid atau fluida.
Ada beberapa factor yang mempengaruhi kecepatan difusi ,yaitu:
Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak. Sehingga kecepatan difusi semakin tinggi.
Ketebalan Membran. Semakin tebal membrane, semakin lambat kecepatan difusinya.
Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya
Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya
Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energy untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.


2.Osmosis
Osmosis adalah perpindahan air melalui membrane permeable selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. (www.wikipedia.com)
Osmosis adalah perpindahan molekul air melalui membrane semipermiabel dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi ke larutan yang konsentrasinya rendah. Dengan kata lain osmosis berarti juga perpindahan molekul dari larutan berkepekatan rendah (hipotonis) ke larutan berkepekatan tinggi (hipertonis) melalui selaput (membrane) semipermeabel (Buku Paket Biologi jilid 2a, halaman 14)
Membrane semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut, tetapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradient tekanan sepanjang membrane.
Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya perunit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membrane permeable selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor.
Tekanan osmotic merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bahkan pada sifat zat terlarut itu sendiri.
Osmosis adalah suatu topic yang penting dalam biologi karena fenomena ini dapat menjelaskan mengapa air dapat ditransportasikan kedalam dan keluar sel


C.What We Need (Alat dan Bahan)
1.Difusi
Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuktikan proses difusi, antara lain:
a.Water (Air)
b.Bowl/glass (Mangkuk/gelas)




c.Decolorizing (Bahan Pewarna)


2.Osmosis
Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuktikan proses osmosis antara lain:
a.Water (Air)
b.Potato (Kentang)

c.Salt (Garam)
d.Kitchen Knife (Pisau dapur)


e.Cutting Board (Papan Pemotong)
f.Teaspoon (Sendok The)
g.2 Bowls (2 Mangkuk)


D.What to Do (Cara Kerja)
1.Difusi
a.Pour water into bowl / glass (Tuangkan air kedalam mangkuk/gelas)







b.Drip 3-5 Decolorizing drip into water (Teteskan 3-5 tetes pewarna ke dalam air)





c.Wait a moment (Diamkan beberapa saat)
d.Observe it (Amatilah)

2.Osmosis
a.Pour some water into each bowl (Tuangkan air kedalam setiap gelas/mangkuk)





b.Dissolve as much salt (3 teaspoon) as you can into one another bowl (Larutkan 3 sendok garam pada salh satu mangkuk)







c.Cut the potato into slices, around 5mm thick (Potong kentang setebal 5mm)


d.Place one slice of potato in each bowl that contain salt (Tempatkan potongan kentang pada mangkuk yang mengandung garam)







e.Leave the potato for about 15 minutes (diamkan kentang selama 15 menit)
f.Observe change to the potato slice (Amati perubahan pada potongan kentang)
g.Do the same way to the bowl that only contain water (lakukan langkah yang sama terhadap mangkuk yang hanya mengandung air)



E.What’s Happening? (Hasil Percobaan)
1.Difusi:
Air yang mula-mula berwarna benimg berubah menjadi berwarna oranye ketika diberi larutan pewarna



2.Osmosis:
a.Potongan kentang yang berada di air biasa tetap keras sedangkan yang berada di air garam menjadi agak lunak dan lentur.
b.Potongan kentang yang berada di air biasa tenggelam, sedangkan yang berada di air garam mengapung.





F.Conclution (Simpulan)
1.Difusi:
Difusi adalah perpindahan molekul-molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Proses difusi dalam percobaan diatas termasuk difusi sederhana. Molekul-malekul zat pewarna terlarut dan menyebar sehingga menyebabkan pewarna tersebar merata kedalam air.
2.Osmosis:
Osmosis adalah perpindahan molekul air melalui membrane semipermeabel dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi ke larutan yang konsentrasi airnya rendah


G.Bibliography (Daftar Pustaka)
Purnomo dkk. 2006. Biologi untuk kelas XI Jilid 2a SMA. Jakarta: Sunda Kelapa Pustaka
www.wikipedia.com












Cute Polka Dotted Rainbow Bow Tie Ribbon